Saat Kau menghukumku……… By Nuansa Published: December 19, 2006
Print Email
Satu untai kalimat dari mu membuatku terpana Kau menghukumku, Aku punya mata tapi tak kau bolehkan melihat Aku punya telinga tapi tak kau bolehkan mendengar Aku punya hati tapi tak kau bolehkan merasa Kau bilang “Aku tak memintamu seperti itu !” Aku tersenyum pahit, getir….. Memang kau tak memintanya seperti itu Tapi dirimu bagiku lebih dari sekedar kau memintaku Kau tulikan aku Kau bisukan aku Dirimu bagiku lebih dari sekedar tulang yang menyusun rusukku, daging yang membalut tulangku Dalam setiap detikku Dirimu tak pernah hengkang Dirimu menjadi bayang bagi diriku, mengikuti jejak langkahku dalam setiap gerakku Walau kini berlalu menjadi embun yang datang dalam setiap pagiku Hanya dingin dan berair |