Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /hsphere/local/home/deeduu/nuansabiru.com/index.php:1) in /hsphere/local/home/deeduu/nuansabiru.com/index.php on line 149

Warning: Cannot modify header information - headers already sent by (output started at /hsphere/local/home/deeduu/nuansabiru.com/index.php:1) in /hsphere/local/home/deeduu/nuansabiru.com/includes/usersystems/subdreamer.php on line 79
i love you more than i said - Ibuku, Kartiniku sesungguhnya
the Word
Ibuku, Kartiniku sesungguhnya
By admin
Published: February 23, 2007
Print    Email

Ibuku, Aku bangga dengan ibuku. Selain sebagai guru di sebuah sekolah dasar, ibuku adalah ibu rumah tangga, dua  profesi yang sangat mulia menurutku.

Ibu menyirami kami putra-putrinya tiap hari dengan kasih sayang dan pupuk yang diberikan oleh ayahku.

 

Bangun pagi untuk menyiapkan sarapan untuk kami, lalu berangkat untuk mengajar sampai siang hari. Sepulang sekolah merapikan rumah meski kami dididiknya untuk mandiri mengerjakan semua keperluan secara sendiri karenanya kami tidak pernah punya pembantu rumah tangga. Terlalu panjang untuk kuceritakan semua kehebatan ibuku, tapi ada satu cerita betapa ibuku sangat berarti tidak hanya untuk keluargaku tapi untuk semuanya.

Setiap ulang tahunnya, 08 Mei kami biasa merayakan secara sederhana di pagi hari dengan meniup lilin pada sebuah kue tart kecil.

Dan kami sering dikejutkan di pagi hari itu serombongan anak kecil berdatangan dengan membawa bingkisan kado.

Ya, itu murid-murid SD tempat ibuku mengajar.

Kami tak tahu dari mana mereka tahu hari ulang tahun ibuku.

Dan kami khususnya ibuku tidak pernah mengundang mereka secara khusus.

Ini terjadi setiap tahun ketika murid ibuku berganti tiap tahunnya maka berganti pula yang datang berkunjung di hari ulang tahunnya meski kadang murid-murid yang beranjak ke kelas yang lebih tinggi masih datang untuk sekedar mengucapkan selamat.

Ibuku biasanya memintaku untuk membelikan makanan kecil untuk mereka lalu kami merayakan bersama-sama dengan bernyanyi dan menari. Hal yang tidak akan pernah kulupakan.

Di akhir acara biasanya murid-murid tersebut memberikan kado untuk ibuku.

Aku sering terharu oleh mereka. Kadonya bermacam-macam, ada hasil karya keterampilan mereka mulai dari hasil lukis, prakarya ataupun benda-benda lain yang aku yakin mereka membuatnya dengan kesungguhan sebagai kado terindah yang pernah mereka berikan untuk gurunya. Bukan bentuk materinya tetapi cara dan proses murid-murid ibuku itulah yang membuat aku sering terharu.

Dan aku tahu pasti, hanya ibuku guru di sekolah dasarnya yang pada hari ulang tahunnya selalu diperingati oleh murid-muridnya.

Karena Ibuku adalah Kartiniku sesungguhnya

 

Login Panel
Username:
Password:
Remember Me

Not registered?
Register now!

Forgot your password?
Latest Word
Kisah Caca

Watashi no Milad

MEMBINGKAI SEBUAH GAMBAR TERINDAH UNTUK ADEEZA

SYUKUR TERHADAP NIKMAT

Bedanya Cowok ma Cewek

Diskusi ma Sanja

Renungan Hari Senin

Puisi Satu

Lanjutan...(Kisah Nasrudin 2)

Kisah Nasrudin

Kepingan Puzzle

Counseling Letter

Kado Ultahku

Ibuku, Kartiniku sesungguhnya

Email dari Sahabat

Saat Kau menghukumku………

QUO VADIS DENGAN CINTA

Prosa Cinta

Puisiku untukmu Cuk….

Cinta itu…