Renungan Hari Senin By Nuansabiru Published: February 2, 2009
Print Email
Pagi teman-teman…. Semoga meski pagi hari ini hujan dan mendung menggelayut di bumi Batang tidak membuat hati kita juga mendung dan tetap bersemangat Beberapa hari ini saya disibukkan dengan kegiatan membaca buku Toyota Talent, seri lanjutan dari buku laris Toyota Way. Bukan suatu kebetulan apabila di bulan Januari ini pun saya memberikan ucapan selamat kepada teman-teman yang telah dipromosikan mengemban amanah baru. Sengaja saya mencoba mengaitkan hubungan antara buku yang telah saya baca separuhnya dengan promosi dari teman-teman. Apalagi dalam beberapa apel pagi terakhir ini beberapa teman juga sudah menyinggung mengenai masalah promosi ini. Bapak Muhtamid dalam apel paginya menyatakan bahwa dengan dipromosikannya seseorang berarti harus terjadi perubahan yang cukup signifikan baik itu perilaku, tuturkata, kinerja maupun moral. Wah, saya jadi teringat tentang konsep kompetensi yang saya ajukan beberapa waktu yang lalu. Saya sering sedih mendapati ternyata pejabat-pejabat di perusahaan kita belum semuanya memenuhi kompetensi yang saya inginkan. Bahkan untuk kompetensi-kompetensi standar pun terkadang ada beberapa orang yang tidak menguasai. Semisal, kompetensi dasar tertentu untuk menguasai komputer minimal MS Office. Belum lagi kompetensi untuk menguasai pasal-pasal dalam PKB sehingga tidak membuat setiap pejabat untuk melemparkan permasalahan ke Bagian Tenaga Kerja apabila ada anak buahnya yang indisipliner. Saya hubungkan kembali dengan materi yang saya baca dari buku Toyota Talent, ada satu kutipan dalam buku tersebut yang dikemukakan oleh salah seorang Master Trainer Toyota yang dikirim ke Amerika Serikat ketika dia diminta untuk memberikan pelatihan bagi para manajer di pabrik-pabrik Toyota yang berada di Amerika Serikat. Setelah beberapa waktu dia mengatakan nahwa yang membedakan dengan para manajer di pabrik Toyota Jepang adalah, “Mereka tidak ingin menjadi seorang guru mereka hanya ingin menjadi seorang manajer….!!!” Setiap supervisor di Toyota selalu dibentuk untuk menjadi seorang guru. Jadi kalau kita dulu pernah merasakan menjadi murid dan mengharapkan guru yang baik itu seperti apa? Maka jadilah guru yang baik bagi anak buah kita. Bukan sesuatu yang sulit bukan? Last but not Least, kita semua tahu dengan fase kehidupan seekor ular bukan? Pada rentang waktu tertentu seekor ular akan mengganti kulitnya atau dengan bahasa yang lebih familiar bagi kita adalah “nglungsungi”. Tetapi tahukah kita pada periode nglungsungi itu apa yang sebenarnya terjadi? Pada waktu ular berganti kulitnya, ular tidak hanya berganti penampilan fisiknya saja akan tetapi pada saat itu juga ular mengalami suatu proses metamorfosa menjadi ular yang baru dengan kapasitas dan kemampuannya yang baru. Bentuk fisik yang berubah telah membuat perilaku ular juga berubah seiring perubahan yang terjadi. Menganalogikan pada ular, kepada teman-teman yang dipromosikan bulan ini, saya pribadi berharap ada perubahan signifikan yang terjadi. Dengan perubahan fisik (jabatan) yang terjadi seharusnya terjadi juga perubahan perilaku, ucapan, etos kerja dari fase sebelumnya. Jangan sampai ada lagi pejabat setingkat kepala regu menghindari mengisi apel pagi. Ingatlah bahwa anda adalah guru bagi anak-anak buah anda. Semoga bermanfaat. |