Kepingan Puzzle By admin Published: March 27, 2007
Print Email
“Kan baru 3 hari mas….!”, tanyamu manja. “Ada apa dengan 3 hari…?”, jawabku bertanya balik. “Tiga hari saja kita tidak penuh. Kita bertemu Jumat sore, sabtu, dan sekarang hari minggu” “Ada yang salah dengan itu kah?”, tanyaku memancing. Dia kebingungan….dan aku suka sekali melihatnya kebingungan. “Tapi kan….baru 3 hari mas….???!!!!????” Aku menghela nafas. Read More...
Counseling Letter By admin Published: March 27, 2007
Print Email
Assalamu;’alaikum Wr. Wb. Wah, panjang dan cukup lama juga saya harus membaca diary dari mbak Anik. Tapi setidaknya setelah saya membaca diary ini ada beberapa hal yang ingin saya sampaikan kepada mbak Anik. Read More...
Kado Ultahku By Dila Published: March 27, 2007
Print Email
Ini sebenernya judul puisi yang saya buat untuk seorang teman. yang isinya tentang persahabatn kita selama ini. bak sebuah kado. sebuah kado yang belum pernah dibuka. awalnya ngga pernah terlintas untuk membuat puisi ini. well, berhubung hari ini adalah hari ulang tahunnya. Selamat ulang taun mas, semoga suka dengan kadoku. dan kemarin dari awal yang iseng: saya: mau kado apa mas? temen: bener mau kasih kado? saya: iya.. sok mau apa, nanti aku kirim deh dari bandung.. temen: wah tar klo aku minta kamu keblinger loh? saya: loh apa emangnya? temen: buatin aku puisi yach.. saya: walah aku nyerah deh.. temen: ngga pasti bisa kok.. saya: ok deh aku coba ya.. temen: ok, aku tunggu besok ya kadonya.. yup semuanya berawal dari situ. hihihi. lucu juga sih buat saya yang emang buta banget tentang puisi. banget. banget deh. akhirnya harus membuat puisi. tapi karena ini kado buat seorang teman so HARUS BERJUANG.. ini sebenernya puisi dadakan pagi hari, karna kemaren sampe malem dan ketemu pagi lagi baru nongol deh idenya. tau ngga kenapa munculnya.saya pernah denger ada orang yg ngomong kalau bikin puisi itu dari hati. jadi saya coba bikin sesuatu dari hati. heuheuheu. so dimaklumilah saya yang amatir ini jika salah dalam penulisan dan tatacara membuat puisi. mmhhh.. ini nih puisinya.. Sebuah Kado seseorang pernah mengatakan, teman adalah hadiah yg kita berikan untuk diri sendiri tapi menurutku, teman adalah hadiah terindah yang tuhan berikan untuk kita suatu hari, aku mendapatkan hadiah itu.. terbungkus dalam sebuah kado.. rapih sekali.. sebuah hadiah yang sampai sekarang belum pernah aku buka belum pernah aku liat.. wujudnya, rupanya, bentuknya.. walau begitu.. aku senang sekali mendapatkan hadiah itu.. hadiah yang selalu menemani aku, selalu ada bersamaku, disaat senang.. disaat sedih.. disaat marah.. disaat kecewa.. seiring dengan berjalannya waktu, hadiahku bertambah dalam kado yang sama hadiah yang kudapatkan itu bukan saja seorang teman, tapi sahabat, kakak, bahkan, guru buatku.. terima kasih tuhan telah memberiku sebuah kado, sebuah hadiah terindah dalam hidupku sekarang, aku hanya berharap.. aku dapat memberikan sebuah kado terindah untuk temanku sahabatku, kakakku, dan guruku.. sebuah kado yang tak terlupakan.. Happy birthday.. semoga kita selalu menjadi hadiah terindah walau tetap terbungkus dalam sebuah kado .. Read More...
Ibuku, Kartiniku sesungguhnya By admin Published: February 23, 2007
Print Email
Ibuku, Aku bangga dengan ibuku. Selain sebagai guru di sebuah sekolah dasar, ibuku adalah ibu rumah tangga, dua profesi yang sangat mulia menurutku. Ibu menyirami kami putra-putrinya tiap hari dengan kasih sayang dan pupuk yang diberikan oleh ayahku. Read More...
Email dari Sahabat By Ema Published: February 23, 2007
Print Email
Terima Kasih banyak Ki, kamu mengingatkan aku akan banyak hal.
I's so difficult for me Ki.... sangat sulit, biasanya kalo saat - saat seperti ini aku banyak sharing dengan mama, bahkan sejak aku menikah dan punya anak, mama yang mengajarkan aku tentang kehidupan, tentang kehidupan nyata, orang tidak selamanya senang dan bahagia, mengajarkan aku untuk selalu bersyukur kepada Tuhan, mengajarkan aku menghormati orang tua terlebih lagi sejak aku menikah aku juga punya orang tua dari suamiku, itu semua diajarkan anak-anaknya... dan itu sangat berharga sekali untuk kami semua. Read More...
Saat Kau menghukumku……… By Nuansa Published: December 19, 2006
Print Email
Satu untai kalimat dari mu membuatku terpana Kau menghukumku, Aku punya mata tapi tak kau bolehkan melihat Aku punya telinga tapi tak kau bolehkan mendengar Aku punya hati tapi tak kau bolehkan merasa Read More...
QUO VADIS DENGAN CINTA By Nuasa Published: December 19, 2006
Print Email
Kami terlibat diskusi yang seru. Beni menyalakan batang rokoknya yang ketiga di malam ini, “Bagi saya cinta merupakan medan magnet. Saat dirimu berada pada suatu situasi tertentu, medang magnet dalam dirimu akan mengarahkanmu pada seseorang. Apabila dirimu kutub Utara dan lawan jenismu kutub Selatan maka akan terjadi gaya tarik menarik diantaramu, lalu orang akan mendefinisikannya sebagai jatuh cinta.” “Bagaimana bila lawan jenis kita tidak merespon” “Ada dua kemungkinan, yang pertama, lawan jenis tadi bukan lawan dari medan magnet hingga tidak terjadi gaya tarik menarik. Kemungkinan kedua, daya medan magnet tersebut kalaulah lawan dari magnet diri kita, amatlah lemah hingga tidak cukup kuat untuk menarik diri kita untuk memasuki medan magnetnya. Orangpun menyebutnya cinta bertepuk sebelah tangan.” Berbarengan kami menyanyikan lagu Pupus milik Dewa. **** Read More...
Prosa Cinta By Nuansa Published: December 19, 2006
Print Email
Mereka yang tidak menyukai cinta menyebutnya tanggung jawab Mereka yang bermain dengan cinta menyebutnya sebuah petualangan Mereka yang belum memiliki cinta menyebutnya sebuah impian Dan mereka yang saling mencintai menyebutnya sebuah takdir Jika kamu belum memiliki cinta, temukanlah cinta dan raihlah cintamu Jika kamu sudah memiliki cinta, jagalah dia jangan sampai kau berpaling dari cintamu Seseorang memahami orang lain melalui hati bukan melalui mata dan otaknya. Kadang-kadang kita dapat mengatasi sebuah situasi sulit hanya dengan bersedia untuk memahami orang lain. Karena apa yang paling dibutuhkan oleh seseorang seringkali hanya sekedar keingintahuan bahwa ada orang lain yang peduli tentang bagaimana perasaannya dan berusaha memahami posisinya. Read More...
Puisiku untukmu Cuk…. By Nuansa Published: December 19, 2006
Print Email
ketahuialah akan satu cerita ku.. aku seorang bidadari yg turun ke bumi hanya untuk gerimis.. bersahabat dengan angin.. bersahabat dengan pangeran gerimis yg naiki kuda langitnya.. pangeran gerimis bukan miliknya.. pangeran gerimis hanya iba padanya.. tapi tak berduka ia jelang dunia.. karena ia masih miliki angin dan sang gerimis.. yang menggenggamnya,menuntunnya melihat indahnya cinta.. dan warna-warninya rasa manusia.. buat sang angin ia berkata.. terimakasih kau temani hari2 indahku.. terima kasih kau selalu bawaku terbang bersamamu.. terima kasih untuk selalu menopangku di bahu kokohmu.. terima kasih tuk selalu kuatkan aku dengan hawa bahagiamu… buat kamu.. angin ku.. (buat Mas Cuk,Anginku..) Read More...
Cinta itu… By Nuansa Published: December 19, 2006
Print Email
Cinta itu seperti kupu-kupu. Tambah dikejar, tambah lari. Tapi kalau dibiarkan terbang, dia akan datang di saat kamu tidak mengharapkannya. Cinta dapat membuatmu bahagia tapi sering juga bikin sedih. Cinta baru berharga kalau diberikan kepada seseorang yang menghargainya. Jadi janganterburu-buru, dan pilihlah yang terbaik. Cinta bukan bagaimana menjadi pasangan yang “sempurna” bagi seseorang. Tapi bagaimana menemukan seseorang yang dapat membantumu menjadi dirimu sendiri. Dan karena itu kamu sempurna. Read More...
|